Hidup, Antara Keindahan dan Kengerian

 

Bagi sebagian manusia, hidup itu indah. Bagi sebagian yang lain, hidup bisa indah bisa juga tidak. Yang jelas, hidup bisa memberikan perasaan apapun kepada manusia yang mengalaminya.

Pernahkah kita berpikir, betapa hidup itu sebenarnya bisa sangat mengerikan bagi kita? Kita benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Jangankan setahun ke depan, 10 menit ke depan saja kita tidak tahu (quote dari Umi Pipik – istri alm Uje).

Manusia seringkali mendoakan manusia yang lainnya “Semoga Bahagia Selalu”. Ini adalah doa yang sangat mulia, tapi tentu bisa dipastikan, tidak ada manusia yang hidupnya selalu bahagia. Setiap manusia minimal pernah mengalami fase kesedihan dalam hidupnya. Entah itu putus cinta, kehilangan pekerjaan, ditinggal mati pasangannya, dan lain sebagainya.

Dalam hidup ini semua pasangan suami-istri tahu, bahwa pada akhirnya pasti akan mengalami satu dari 2 hal ini: kalau bukan sang suami yang meninggal terlebih dahulu, ya istrinya. Intinya, kalau bukan kita yang meninggalkan pasangan kita, ya pasangan kita yang meninggalkan kita. Yang pergi pasti sedih, yang ditinggalkan tidak kalah sedihnya kehilangan orang yang dicintainya. Hal yang sama berlaku untuk yang belum menikah, dan ditinggal pun bisa juga dalam bentuk putus, karena sebab apa pun.

Bahkan seorang jomblo pun tidak akan luput dari kesedihan, misalnya ketika orang tuanya / saudaranya meninggal dunia.

Mengerikan bukan? Mengetahui bahwa suatu hari kita pasti akan sedih karena ditinggal seseorang, siapa pun itu, entah pasangan, orang tua, saudara atau kerabat kita.

Hidup di dunia ini seperti sebuah komitmen yang mengerikan. Kamu komit lahir di dunia ini, ya harus siap menerima segala yang akan terjadi, hari ini dan pada masa yang akan datang, dan itu tidak selalu berupa kebahagiaan. Kalau mengingat hal ini saja bisa membuat kita galau, kadang saya tidak habis pikir dengan manusia yang mengisi hidupnya dengan menemukan kebahagiaan melalui kebencian dan prasangka buruk. Seolah hidup sudah susah, makin ditambah gaduh.

Oleh karenanya, sukurilah segala kebahagiaan yang dapat kamu raih hari ini bersama orang-orang yang kamu sayangi. Nikmati segala momen indah itu, karena masa depan, tidak akan ada yang pernah tahu.

Semoga kebahagiaan menyelimuti kita selalu… – meskipun hal ini sulit terjadi – , tapi paling tidak, cobalah untuk berbahagia setiap saat.

3 thoughts on “Hidup, Antara Keindahan dan Kengerian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top